Bandar Lampung (6/10). DPD LDII Kabupaten Tulang Bawang Barat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) LDII Provinsi Lampung Triwulan III Tahun 2026 yang digelar di Masjid Hizbullah, Bandar Lampung, Minggu (4/10/2026).
Rakorwil mengusung tema “Penguatan Sinergi dan Kolaborasi untuk Organisasi yang Profesional dan Adaptif Menuju Lampung Maju.” Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi jajaran LDII di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk memperkuat koordinasi, menyelaraskan program, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan organisasi.
Dalam kegiatan tersebut, DPD LDII Kabupaten Tulang Bawang Barat diwakili langsung oleh Ketua DPD LDII Tulang Bawang Barat, H. Fariz Saladin Sholih, bersama Sekretaris DPD LDII Tulang Bawang Barat, Ikhwananto.
Rakorwil membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya perkembangan organisasi, evaluasi program kerja, serta penguatan sinergi antara DPD LDII Provinsi Lampung dengan jajaran DPD LDII kabupaten/kota.
Ketua DPD LDII Tulang Bawang Barat, H. Fariz Saladin Sholih, menyampaikan bahwa koordinasi dan kolaborasi antarjajaran menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan program organisasi.
“Rakorwil ini menjadi sarana untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi pelaksanaan program, sekaligus memperkuat sinergi antarjajaran LDII. Kami berharap hasil koordinasi ini dapat ditindaklanjuti di daerah sehingga program organisasi semakin profesional, adaptif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD LDII Tulang Bawang Barat, Ikhwananto, mengatakan bahwa keikutsertaan dalam Rakorwil menjadi kesempatan untuk memperoleh arahan sekaligus informasi terkait program organisasi di tingkat wilayah.
Ia menegaskan bahwa DPD LDII Tulang Bawang Barat siap mendukung program-program LDII Provinsi Lampung serta terus meningkatkan kualitas tata kelola organisasi hingga tingkat kecamatan dan desa/kelurahan.
Melalui Rakorwil tersebut, diharapkan koordinasi antarjajaran LDII di Provinsi Lampung semakin solid. Dengan demikian, pelaksanaan program organisasi dapat berjalan secara profesional, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah serta masyarakat.














